Sahabat…
Tiada kau lagi kini disisi,,,
Tiada lagi segala hal yg kau sebut nestapa…
Tiada lagi bagian hidupku yg selalu kau isi dan kritisi..
Jalan yg dahulu kau tunjukkan, sekaran terbengkalai bagai rumah tak bertuan,,
Semakin kita berbeda jalan, semakin jauh jarak yg kita ciptakan,,,
Bukan suatu harapan lagi ,, bukan pula suatu penantian tampa akhir,, dan bukan suatu kenangan yang mungkin masih dapat terulang dengan begitu mudahnya,,
Apa yg telah kita genggam kini, apa yg telah kita dapatkan kini, bukanlah suatu patokan bahwa kita akan hidup dalam sebuah kebahagiaan atau kenestapaan,,
Namun,,, indikator yg kita buat kinilah yang kelak akan mampu berikan sedikit cipratan warna pada apa yang sangat ingin kita sentuh pada masa depan kelak.
Tak peduli sejauh apapun kita kini berjauhan , tak peduli sepanjang apapun jarak yang telah kau dan aku tempuh, dan tak peduli seindah apapun godaan yang kini , esok dan nanti kira dapati, berjanjiah kawan, kelak di ujung horizon kita akan bertemu dan bersua kemnali..
Hidup itu berjalan terus dan terus bagai tiada batas, namun yakinlah, walau di depan sana sama sekali tak tampak sebuah akhir, pasti kelak akan ada keindahan yang menyambanginya,, sama halnya dengan perjalanan Langit.. karna sang horizon akan selalu muncl di ufuk akhir sebuah perjalanan waktu yang selalu kita sebut "keajaiban dan keindahan Tuhan"….


